My Next Interview Experience
Assalamu ‘Alaikum Wr Wb
Bagi sebagian orang menghadapi wawancara bukanlah hal yang menyenangkan untuk dilakukan, begitu pula dengan saya. Namun apa mau dikata takdir mengatakan bahwa kemarin pukul 09.00 WIB saya diharuskan menghadapi sebuah wawancara untuk rekruitmen asisten laboratorium Dept. Akuntansi FEUI. Mencoba-coba mengingat apa yang dikatakan berbagai “pakar wawancara” yang rajin memberikan tips mereka di milis yang saya ikuti, kesimpulan yang saya dapatkan adalah
1. Persiapkan diri sebaik mungkin terutama penampilan dan kesehatan, dengan penampilan yang prima kemarin saya mencoba menaklukan ketakutan saya
2. Kuasai diri dan lingkungan, terutama mengenai informasi pribadi yang sebelumnya telah ada di tangan pewawancara dan segala hal yang berkaitan dengan pewawancara. Buka kembali pengetahuan dan informasi yang dimiliki, hehehe kalo mau jadi aslab sebelumnya belajar dulu yah
3. Berpikir positif dan saya melakukan berdasarkan semangat yang saya peroleh dari buku “Sang Pemimpi-nya mas Andrea”, saya selalu optimis dan berusaha menguasai arah pembicaraan, hehehe
4. Jawablah dimulai dengan jawaban utama lalu bumbui dengan berbagai fakta yang anda alami sendiri, tapi awas jangan sampai kelewat sombong
5. The most important doa dari orang tua atau penyemangat dari orang yang dekat, hehehe banyak membantu lho dalam meningkatkan percaya diri.
Hasilnya??? belum keluar tuh, hahaha tunggu saja jawabannya setelah Mid Test, dua minggu lagi.CU
Note: saya lebih suka disuruh mengajar satu kelas yang berisi 100 orang daripada harus wawancara dengan 1 orang. hehehe



